Bagaimana strategi perang Jenderal Sudirman ketika melawan Belanda ?

Bagaimana strategi perang Jenderal Sudirman ketika melawan Belanda ?

Jawab:

Jadi, strategi perang Jenderal Sudirman ketika melawan Belanda ialah menggunakan strategi dan taktik perang gerilya, yaitu taktik peperangan yang dilakukan dengan cara menipu, mengelabui, dan menyerang secara tiba-tiba dan mengandalkan kecepatan untuk menghilang tanpa sempat dibalas oleh musuh.

Yuk pahami penjelasan berikut.

Jenderal Sudirman adalah seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia, yang lahir pada 24 Januari 1916 di Purbalingga. Beliau memiliki peran yang sangat besar pada masa revolusi merebut kemerdekan Indonesia dari kolonial Belanda. Pada masa perlawanannya, Jendral Sudirman terkenal menggunakan strategi dan taktik perang gerilya untuk mengalahkan Belanda.
Taktik perang gerilya atau guerrilla warfare secara harafiah berarti perang kecil. Taktik perang gerilya merupakan taktik peperangan yang dilakukan dengan cara menipu, mengelabui, dan menyerang secara tiba-tiba dan mengandalkan kecepatan untuk menghilang tanpa sempat dibalas oleh musuh. Adapun taktik perang gerilya ini bertujuan untuk memecahkan konsenterasi Belanda dengan cara berpindah-pindah tempat dan menyeberangi sungai, gunung, lembah, dan hutan. Selain itu juga digunakan sebagai sarana pengembangan semangat persatuan tentara Indonesia agar Jenderal Sudirman dan pasukannya menjadi lebih dekat dengan rakyat.

Semoga membantu.

Dijawab Oleh : Kunjaw