Kunjaw.com

2. Bagaimana kecerdikan Tikus?

Pertanyaan

Dengarkan dongeng “Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan” yang disampaikan oleh guru!

Di sebuah gurun pasir, hiduplah Ular dan Tikus pasir. Sebenarnya sang Ular sangat ingin memangsa tikus, sedangkan tikus berusaha mencari akal agar ular tidak lagi berniat memangsanya. Saat itu sang Ular sangat lapar, padahal ia sedang tidak mempunyai sedikit pun makanan. Sedangkan tikus yang berada tidak jauh dari sang Ular sedang asyik melahap makanannya. Sang Ular merasa tidak senang melihat kelakuan Tikus.

Ular: “Dengarkan ucapanku, wahai Tikus yang angkuh! Aku pasti akan mendapatkan tubuhmu yang mungil dan lezat itu!”

Tikus: “Hei, Ular. Berusaha dan bekerjalah. Jangan hanya berani mengancam. Kalau hanya mengancam, seekor semut pun bisa!”

Sang Ular sangat marah mendengar ejekan Tikus. Ia lalu kembali ke sarangnya dengan perut yang lapar. Sedangkan Tikus masih lahap dengan makanannya. Waktu terus berjalan, tetapi ular tidak juga menemukan makanan. Ia juga enggan untuk keluar dari sarangnya. Sementara itu Tikus sudah lelap dalam sarangnya. Ular yang masih dalam keadaan lapar segera mengandapendap mendekati sarang Tikus meski ia masih sangat kesal terhadap Tikus. Dan kini ular telah berada di sisi Tikus yang sedang tidur pulas.

Ular: “Hei, Tikus. Aku sudah berada di sebelahmu dan siap untuk menyantapmu!”

Tikus segera terbangun dari tidurnya. Sambil berpura-pura menguap, ia mulai memutar otak agar bisa lolos dari cengkeraman sang Ular.

Tikus: “Tunggu dulu Ular, sahabatku. Kalau kau ingin memakanku, kau harus berpikir dulu. Kita hanya berdua di sini, tidak ada hewan lain. Jika kau memakanku maka kau akan sendiri. Kau tidak akan mempunyai teman yang dapat kauajak mencari makan. Kalau begitu kau tidak akan makan dan akhirnya kau akan mati!”

Sejenak sang Ular terdiam. Ia mencoba merenungkan nasihat Tikus.

Ular: “Jadi, kita tidak bisa hidup sendiri?”

Tikus: “Tentu. Bukankah kita bisa berteman dan tentunya kita dapat mencari makan bersama. Bukankah itu lebih menyenangkan daripada nantinya setelah kau memakanku kau hanya akan hidup sendiri.”

Ular mengangguk tanda mengerti.

Ular: “Baiklah kalau begitu, maafkan aku!”

Tikus pun memaafkan ular. Mereka tersenyum bahagia, kemudian beranjak mencari makanan bersama-sama.

(Nurngaini Solihati, 2007)

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

2. Bagaimana kecerdikan Tikus?

Jawab:

Jawaban
kecerdikan Tikus terlihat dari Tikus memutar otak agar dapat terbebas dari cengkraman Ular.

Pembahasan
Dalam dongeng tersebut tikus memutar otak agar dapat terbebas dari cengkraman ular. Tikus pun menemukan ide dan ia mengatakan kalau kau ingin memakanku, kau harus berpikir dulu. Kita hanya berdua di sini, tidak ada hewan lain. Jika kau memakanku maka kau akan sendiri. Kau tidak akan mempunyai teman yang dapat kauajak mencari makan. Kalau begitu kau tidak akan makan dan akhirnya kau akan mati. Perkataan tikus pun dipercayai oleh ular sehingga ular tidak memakan tikus tersebut.

Oleh karena itu, kecerdikan Tikus terlihat dari Tikus memutar otak agar dapat terbebas dari cengkraman Ular.

Dijawab Oleh : Kunjaw